Rata-Rata Komisi Didi 2024 Capai 14%, Pihak Manajemen Tegaskan Bukan Berarti Laba

Rata-Rata Komisi Didi 2024 Capai 14%, Pihak Manajemen Tegaskan Bukan Berarti Laba

Menurut laporan Yicai pada 13 September, dalam acara Open Day terbaru, Didi mengumumkan bahwa rata-rata komisi dari seluruh pesanan sepanjang 2024 mencapai 14%.

Pihak manajemen menegaskan, komisi tidak bisa langsung disamakan dengan keuntungan. Sebagian besar dana hasil komisi dikembalikan ke pengemudi dan penumpang dalam bentuk subsidi. Sementara itu, sisanya digunakan untuk kebutuhan vital seperti pemeliharaan sistem platform, keamanan pembayaran dan penyelesaian transaksi, layanan pelanggan, asuransi dan klaim, kepatuhan serta pajak—semua ini untuk menjaga keberlangsungan ekosistem layanan.

Sebelumnya, pada 15 Agustus, Didi telah mengumumkan bahwa batas maksimal komisi per pesanan akan diturunkan dari 29% menjadi 27% sebelum akhir tahun. Jika ada komisi yang melebihi batas tersebut, kelebihannya akan otomatis dikembalikan. Perusahaan menekankan bahwa seiring dengan memperluas kapasitas lapangan kerja, mereka juga berupaya keras menjaga stabilitas pendapatan pengemudi sekaligus menurunkan beban komisi secara bertahap.

Untuk meningkatkan transparansi, Didi kini memungkinkan pengemudi memantau detail potongan komisi setiap pesanan secara terbuka. Di halaman tagihan, pengemudi bisa melihat variasi komisi—ada yang lebih tinggi, lebih rendah, bahkan beberapa pesanan tidak dikenakan komisi sama sekali atau bernilai negatif. Lewat aplikasi Didi Driver, pengemudi juga bisa mengakses laporan pendapatan, termasuk rata-rata komisi tujuh hari terakhir maupun bulan sebelumnya.

Sebagai tambahan, Didi meluncurkan program “Fan Yong Bao” (Perlindungan Komisi). Melalui program ini, pengemudi yang menyelesaikan minimal 50 pesanan per bulan dijamin rata-rata komisi bulanannya tidak akan melebihi 25%. Jika lebih, kelebihan tersebut akan otomatis dikembalikan bulan berikutnya. Awalnya kebijakan ini ditujukan bagi pengemudi berperingkat tinggi, namun kini ambang batasnya diturunkan sehingga lebih banyak pengemudi bisa menikmati manfaatnya. Fitur ini, bersama dengan format tagihan terbaru, telah diuji coba di 21 kota dan akan diperluas secara bertahap ke seluruh wilayah.

Selain memangkas batas komisi, Didi juga berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan pengemudi lewat strategi seperti menambah besaran subsidi, mengoptimalkan distribusi order, serta memperbaiki struktur komisi. Tujuannya jelas: memastikan pendapatan pengemudi lebih adil, seimbang, dan berkelanjutan di seluruh platform.