NBA Selidiki, Giannis Bentrok dengan Bucks

NBA Selidiki, Giannis Bentrok dengan Bucks

Ketegangan antara Giannis Antetokounmpo dan Milwaukee Bucks kini semakin memanas—bahkan NBA sudah turun tangan melakukan investigasi.

Pihak Bucks menyatakan mereka ingin Giannis bermain, namun dari sisi medis ia belum memenuhi syarat untuk kembali. Di sisi lain, Giannis menegaskan dirinya sudah siap tampil, tetapi tidak diberikan izin medis oleh tim.

Menanggapi investigasi tersebut, Giannis mengatakan bahwa sangat tidak biasa bagi pemain sekelas dirinya harus menyatakan secara terbuka keinginan untuk bermain—dan situasi ini memang layak diperiksa.

Secara performa tim, musim Bucks sudah bisa dikatakan berakhir. Dengan rekor 30–47, mereka berada di posisi ke-11 Wilayah Timur, tertinggal 10 kemenangan dari Miami Heat dan dipastikan gagal ke play-in.

Giannis yang kini berusia 31 tahun hanya tampil dalam 36 pertandingan musim ini akibat cedera, namun tetap mencatat rata-rata 27,6 poin, 9,8 rebound, dan 5,4 assist dengan akurasi tembakan 62,4%.

Situasi semakin kompleks karena faktor kontrak. Kontraknya berlaku hingga 2028, dan mulai Oktober ini ia bisa menandatangani perpanjangan hingga 4 tahun senilai 275 juta dolar AS. Ia juga memiliki player option untuk musim 2027–28, yang memungkinkan masuk ke free agency lebih awal.

Pemilik tim Wes Edens telah menegaskan: musim panas ini Giannis harus memilih antara perpanjangan kontrak atau kemungkinan ditukar.

Banyak pihak menilai hubungan kedua pihak sudah retak. Giannis diprediksi akan menjadi pusat perhatian di bursa transfer musim panas nanti.

Setelah 13 tahun bersama dan membawa Bucks meraih gelar juara pada 2021, kerja sama ini kini tampak mendekati akhir.

Secara resmi mungkin belum berakhir—tetapi arahnya sudah sangat jelas.