Momen bersejarah! Oklahoma City Thunder untuk pertama kalinya meraih 60 kemenangan dalam dua musim berturut-turut. Shai Gilgeous-Alexander mencetak 47 poin dan mencatat rekor 136 pertandingan beruntun dengan 20+ poin, sebuah pencapaian luar biasa!

Momen bersejarah! Oklahoma City Thunder untuk pertama kalinya meraih 60 kemenangan dalam dua musim berturut-turut. Shai Gilgeous-Alexander mencetak 47 poin dan mencatat rekor 136 pertandingan beruntun dengan 20+ poin, sebuah pencapaian luar biasa!

(Beijing, 31 Maret) Dalam pertandingan NBA yang menegangkan, juara bertahan Oklahoma City Thunder mengalahkan Detroit Pistons dengan skor 114-110 melalui babak overtime, sekaligus meraih kemenangan ketiga berturut-turut.

Meski bermain dalam jadwal padat (back-to-back), Thunder yang dipimpin Shai Gilgeous-Alexander mampu mengatasi perlawanan sengit Pistons yang tampil tanpa beberapa pemain inti. Thunder sempat unggul 15 poin, namun Pistons bangkit di kuarter keempat dan bahkan berbalik unggul.

Di momen krusial, Gilgeous-Alexander tampil sebagai penentu dengan serangkaian poin penting. Pistons memaksa overtime lewat lemparan bebas Reed, tetapi di babak tambahan, SGA kembali mendominasi dan memastikan kemenangan timnya.

Pencapaian penting:

  • Thunder menjadi tim pertama musim ini yang mencapai 60 kemenangan, sekaligus mencetak rekor dua musim berturut-turut dengan 60+ kemenangan.
  • Gilgeous-Alexander mencetak 47 poin dan memperpanjang rekor 20+ poin menjadi 136 pertandingan berturut-turut.

Performa pemain:
Thunder: SGA (47 poin), Holmgren (13 poin, 9 rebound), Mitchell (14 poin), Wiggins (10 poin).
Pistons: Green (19 poin), Reed (21 poin, 10 rebound), Huerter (17 poin), Jenkins (15 poin), dengan total enam pemain mencetak dua digit angka.

Jalannya pertandingan:
Thunder unggul 31-24 di kuarter pertama dan 53-43 saat halftime.
Pistons bangkit di kuarter ketiga memperkecil selisih.
Kuarter keempat berlangsung sengit hingga berlanjut ke overtime.
Di overtime, Thunder unggul berkat eksekusi yang lebih baik di momen penting.

Kemenangan ini menegaskan kualitas Thunder di situasi krusial, sementara Pistons menunjukkan semangat juang tinggi meski dalam kondisi tidak ideal.