Efek “meme” berkembang pesat, American Eagle Outfitters kembali menjadi sorotan Wall Street.

(New York) — Bursa Efek New York (NYSE) pada Senin (9) waktu setempat menghadirkan tamu pembuka perdagangan yang tidak biasa. Aktris muda Hollywood Sydney Sweeney tampil dengan setelan denim khasnya dan membunyikan bel pembukaan bersama CEO American Eagle, Jay Schottenstein.
Sejumlah media luar menilai momen ini bukan sekadar acara “gimik” selebritas, tetapi juga menjadi simbol bagaimana peritel pakaian lama seperti American Eagle kembali menarik perhatian pasar lewat strategi yang bersifat “meme” — memanfaatkan viralitas media sosial untuk membangkitkan minat investor.
Acara tersebut digelar untuk merayakan pertumbuhan penjualan American Eagle. Namun, sorotan besar juga berkaitan dengan kampanye iklan musim panas lalu yang dibintangi Sweeney, berjudul “Sydney Sweeney Has Great Jeans” — slogan yang memainkan bunyi kata “jeans” dengan “genes” (gen). Saat perdebatan di media sosial memanas, American Eagle sempat menegaskan bahwa kampanye itu “dulu dan sekarang selalu tentang jeans,” serta menekankan pesan kepercayaan diri dan kebebasan berekspresi dalam berbusana denim.
Meski sempat menuai kontroversi, perhatian publik tersebut kemudian dinilai berubah menjadi keuntungan nyata. Sebagian analis mulai menyebut American Eagle berpotensi menjadi “meme stock,” karena tingginya minat investor ritel dan adanya pergerakan harga yang tajam pada perdagangan di luar jam bursa setelah kampanye tersebut mencuat. Pihak perusahaan juga menyatakan kolaborasi dengan Sweeney membantu memperkuat posisi merek di kalangan generasi muda.