Google Tegaskan: Fitur Pemutaran Latar Belakang YouTube Khusus untuk Pelanggan Premium

Google mengonfirmasi kepada Android Authority pada 30 Januari bahwa YouTube telah memperbarui aturan layanannya, sehingga fitur pemutaran di latar belakang kini secara tegas menjadi hak eksklusif pelanggan YouTube Premium.
Seorang juru bicara Google menjelaskan bahwa pemutaran latar belakang sejak awal memang direncanakan sebagai benefit khusus Premium. Sebelumnya, sebagian pengguna non-Premium masih dapat mengakses fitur ini dalam kondisi tertentu melalui browser web di perangkat seluler. Kini, Google menyatakan pengalaman tersebut telah disesuaikan agar penerapannya konsisten di semua platform.
Sebelum perubahan ini, langganan YouTube Premium tidak hanya menghadirkan pengalaman bebas iklan, tetapi juga mencakup berbagai fitur tambahan. Sejumlah pengguna sempat mencoba “mengakali” pembatasan dengan memakai browser non-Chrome atau mengombinasikannya dengan pemblokir iklan untuk mengakses sebagian fitur secara gratis—namun, metode seperti ini dilaporkan belakangan telah diblokir secara luas.
Dengan aturan terbaru, pemutaran latar belakang hanya dapat digunakan oleh anggota YouTube Premium. Fitur ini memungkinkan audio video tetap berjalan saat browser diminimalkan atau ketika layar ponsel dimatikan, sehingga lebih nyaman untuk mendengarkan video berdurasi panjang, musik, maupun konten bergaya podcast.
Berbagai laporan pengguna menunjukkan pembatasan ini sudah mulai berlaku di sejumlah browser. Pengguna Samsung Internet menyebut akun non-Premium kini tidak lagi bisa mempertahankan audio tetap berjalan setelah browser diminimalkan atau layar dikunci. Keluhan serupa juga muncul dari pengguna Brave, Vivaldi, dan Microsoft Edge.
Menurut pengalaman para pengguna tersebut, audio akan langsung berhenti begitu aplikasi masuk ke latar belakang atau layar dimatikan. Beberapa orang juga menyebut sempat muncul notifikasi singkat bertuliskan “MediaOngoingActivity”, lalu kontrol media menghilang.